ritual pemakaman yang paling mengerikan ternyata ada di wilayah ini.....
Para pembaca tahu kan kalau jenazah umumnya di makamkan atau di kremasi?
hal ini sangat bertolak belakang dengan cara pemakaman di Tibet.
provinsi yang merupakan daerah otonomi khusus negara china ini punya ritual yang terbilang mengerikan untuk pemakaman.
prosesi yang bisa di katakan unik sekaligus "mengerikan" ini sangat tidak lazim untuk negara-negara lain di dunia, bagaimana tidak. cara mengebumikan jenazah / mayat di tibet terbilang sadis, dimana mayat di kuliti, di mutilasi dan di berikan ke burung bangkai.
jika anda sedang ingin atau sedang mengunjungi tibet, maka jangan salah sangka dengan ritual ini, karena ini bukan suatu tindakan kejahatan di sana, melainkan tradisi,
ritual pemakaman ini di sebut warga lokal sebagai "Jhator" yang jika di artikan bermakna pemakaman langit, di sebut pemakanan langit di karenakan di lakukan di atas bukit atau gunung.
tidak sembarang orang yang bisa di makamkan dengan cara begitu, beberapa syarat harus di penuhi mayat, di antaranya jenazah tidak boleh berusia di bawah 18 tahun, tidak meninggal dalam keadaan hamil, penyakit, atau kecelaka'an.
bagi orang tibet, ritual ini cukup sakral dan sarat akan nilai keagama'an,
daging manusia di berikan kepada burung bangkai di anggap menyelamatkan hewan tersebut.
ritual ini biasanya di lakukan sebelum fajar, jenazah di bawa ke atas bukit kemudian di lepaskan pakaiannya. mutilasi pun di mulai ! pemotongan pertama di mulai dari punggungnya dengan kapak dan parang. tulang, daging dan organ lainnya di pisahkan.
tulang kemudian di hancurkan dan di campur dengan tepung barley. setelah tubuh benar benar terpotong sepenuhnya. adonan tulang dan tepung tersebut di tebarkan di atas tanah, dan burung bangkai pun datang menyantap.
di tibet, burung bangkai di sebut dakini, yang berarti penari langit, warga tibet percaya bahwa dakini adalah reinkarnasi malaikat, mereka akan mengambil arwah jenazah dan mengantarnya ke surga.
masyarakat tibet percaya, dengan ritual itu arwah jenazah akan terbang sepenuhnya ke surga.
hal ini sangat bertolak belakang dengan cara pemakaman di Tibet.
provinsi yang merupakan daerah otonomi khusus negara china ini punya ritual yang terbilang mengerikan untuk pemakaman.
prosesi yang bisa di katakan unik sekaligus "mengerikan" ini sangat tidak lazim untuk negara-negara lain di dunia, bagaimana tidak. cara mengebumikan jenazah / mayat di tibet terbilang sadis, dimana mayat di kuliti, di mutilasi dan di berikan ke burung bangkai.
jika anda sedang ingin atau sedang mengunjungi tibet, maka jangan salah sangka dengan ritual ini, karena ini bukan suatu tindakan kejahatan di sana, melainkan tradisi,
ritual pemakaman ini di sebut warga lokal sebagai "Jhator" yang jika di artikan bermakna pemakaman langit, di sebut pemakanan langit di karenakan di lakukan di atas bukit atau gunung.
tidak sembarang orang yang bisa di makamkan dengan cara begitu, beberapa syarat harus di penuhi mayat, di antaranya jenazah tidak boleh berusia di bawah 18 tahun, tidak meninggal dalam keadaan hamil, penyakit, atau kecelaka'an.
bagi orang tibet, ritual ini cukup sakral dan sarat akan nilai keagama'an,
daging manusia di berikan kepada burung bangkai di anggap menyelamatkan hewan tersebut.
ritual ini biasanya di lakukan sebelum fajar, jenazah di bawa ke atas bukit kemudian di lepaskan pakaiannya. mutilasi pun di mulai ! pemotongan pertama di mulai dari punggungnya dengan kapak dan parang. tulang, daging dan organ lainnya di pisahkan.
tulang kemudian di hancurkan dan di campur dengan tepung barley. setelah tubuh benar benar terpotong sepenuhnya. adonan tulang dan tepung tersebut di tebarkan di atas tanah, dan burung bangkai pun datang menyantap.
di tibet, burung bangkai di sebut dakini, yang berarti penari langit, warga tibet percaya bahwa dakini adalah reinkarnasi malaikat, mereka akan mengambil arwah jenazah dan mengantarnya ke surga.
masyarakat tibet percaya, dengan ritual itu arwah jenazah akan terbang sepenuhnya ke surga.


Komentar
Posting Komentar