Belati fir'aun di temukan, ternyata bahannya dari luar angkasa
Pisau belati itu ditempatkan di sarkofagus sebelah kanan paha mumi Raja Firaun Tutankhamun. Penelitian dilakukan oleh Politeknik Milan, Pisa University dan Museum Mesir di Kairo.
Tim peneliti menganalisis pisau belati Tutankhamun, salah satunya dengan X-ray. Hasil penelitian mereka telah dipublikasikan di Meteoritics and Planetary Science Journal.
![]() |
| belati fir'ain |
Daniela Comelli yang memimpin penelitian mengkonfirmasi bahwa pisau belati besi tersebut memang berasal dari meteorit.
”Besi meteorit jelas ditunjukkan oleh adanya persentase yang tinggi dari nikel,” kata Comelli yang dikutip Discovery News, semalam (1/6/2016).
Belati Firaun Tutankhamun terdiri dari hampir 11 persen nikel atau hampir tiga kali jumlah yang ditemukan di artefak yang dihasilkan dari penggalian bijih besi.
Tim kemudian melangkah lebih jauh untuk menemukan sumber atau bahan baku pisau belati itu.
"Kami mempertimbangkan bahwa semua meteorit ditemukan di dalam area seluas 2.000 kilometer, yang berpusat di Laut Merah, dan (penelitian) kami berakhir dengan 20 meteorit besi,” kata Comelli.
"Kami mempertimbangkan bahwa semua meteorit ditemukan di dalam area seluas 2.000 kilometer, yang berpusat di Laut Merah, dan (penelitian) kami berakhir dengan 20 meteorit besi,” kata Comelli.

Komentar
Posting Komentar